ISMAWANTO, ISMAWANTO (2026) REVITALISASI PERAN GURU PAI DALAM MENGATASI KESULITAN SISWA DALAM MEMBACA AL QURAN MELALUI PROGRAM LITERASI QUR’AN (STUDI KASUSREVITALISASI PERAN GURU PAI DALAM MENGATASI KESULITAN SISWA DALAM MEMBACA AL QURAN MELALUI PROGRAM LIT DI SMAN 2 BENGKALIS). S1 thesis, IAIN Datuk Laksemana Bengkalis.
5692_6_20260715020829-Abstrak.pdf
Restricted to Registered users only
Download (337kB) | Request a copy
5692_6_20260715020859-Bab I.pdf
Restricted to Registered users only
Download (599kB) | Request a copy
5692_6_20260715021320-Bab II.pdf
Restricted to Registered users only
Download (299kB) | Request a copy
5692_6_20260715021417-Bab III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (583kB) | Request a copy
5692_6_20260715021657-Bab IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (232kB) | Request a copy
5692_6_20260715114231-Bab V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (247kB) | Request a copy
Abstract
Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya kemampuan literasi AlQur'an di kalangan siswa SMA, khususnya di SMAN 2 Bengkalis. Berdasarkan
data Kementerian Agama RI, indeks literasi Al-Qur'an siswa SMA secara nasional
berada pada kategori sedang. Kondisi ini diperparah oleh pengaruh teknologi
digital yang mengalihkan perhatian siswa dari kegiatan keagamaan. Oleh karena
itu, revitalisasi peran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) menjadi sangat urgen
dalam mengatasi kesulitan membaca Al-Qur'an melalui Program Literasi Qur'an.
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan revitalisasi peran guru
PAI dalam mengatasi kesulitan siswa dalam membaca Al-Qur'an melalui Program
Literasi Qur'an di SMAN 2 Bengkalis; dan (2) mengidentifikasi hambatan yang
dihadapi dalam pelaksanaan Program Literasi Qur'an tersebut. Penelitian ini
menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan
data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi.
Informan penelitian terdiri atas dua guru PAI, empat guru literasi Al-Qur'an (dua
guru Tahsin dan dua guru Tahfidz), serta sepuluh siswa kelas X SMAN 2
Bengkalis. Analisis datanya meliputi tahap reduksi data, penyajian data, dan
penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa revitalisasi peran guru PAI di SMAN
2 Bengkalis diwujudkan melalui empat strategi utama, yaitu: pertama, penerapan
metode talaqqi (guru membacakan dan siswa menirukan secara langsung), kedua,
penerapan metode teman sebaya (peer learning), ketiga, pembiasaan membaca AlQur'an sebelum pembelajaran dimulai, dan ke empat,bimbingan langsung bagi
siswa yang masih mengalami kesulitan. Program Literasi Qur'an ini terintegrasi
dalam kerangka Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dan telah berjalan
selama dua tahun. Adapun hambatan yang dihadapi bersumber dari faktor internal
peserta didik (rendahnya motivasi, kurang percaya diri, lemahnya pemahaman
huruf hijaiyah, dan perbedaan kemampuan awal) serta faktor eksternal
(keterbatasan waktu, pengaruh gadget dan media sosial, serta kurangnya
dukungan keluarga).
Penelitian ini menyimpulkan bahwa revitalisasi peran guru PAI melalui
Program Literasi Qur'an memberikan dampak positif terhadap peningkatan
kemampuan membaca Al-Qur'an siswa secara bertahap. Keberhasilan program ini
memerlukan kolaborasi yang sinergis antara guru, sekolah, dan keluarga peserta
didik.
Kata Kunci: Revitalisasi Peran Guru PAI, Kesulitan Membaca Al-Qur'an, Program
Literasi Qur'an, Metode Talaqqi, SMAN 2 Bengkalis
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Additional Information: | NIM: 181122041 | Tarbiyah dan Ilmu Keguruan |
| Uncontrolled Keywords: | Kesuksesan tanpa mempeng adalah omong kosong |
| Subjects: | Agama Islam > Al-Quran Bahasa > Bahasa Indonesia |
| Divisions: | TARBIYAH DAN ILMU KEGURUAN > Pendidikan Agama Islam |
| SWORD Depositor: | Admin Repo |
| Depositing User: | Admin Repo |
| Date Deposited: | 20 Jul 2026 02:02 |
| Last Modified: | 20 Jul 2026 02:02 |
| URI: | https://repo.kampusmelayu.ac.id/id/eprint/88 |
