CAHNAWAWI, SAFUAN TRI (2026) Evaluasi Dampak Transformasi Digital Terhadap Kinerja Keuangan Bank Aladin Syariah: Pendekatan RGEC Priode 2021-2024. S1 thesis, IAIN Datuk Laksemana Bengkalis.
6163_6_20260711231651-Abstrak.pdf
Restricted to Registered users only
Download (35kB) | Request a copy
6163_6_20260711232227-Bab I.pdf
Restricted to Registered users only
Download (168kB) | Request a copy
6163_6_20260711232331-Bab II.pdf
Restricted to Registered users only
Download (296kB) | Request a copy
6163_6_20260711232422-Bab III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (136kB) | Request a copy
6163_6_20260711232626-Bab V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (103kB) | Request a copy
6163_6_20260712132733-Bab IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (306kB) | Request a copy
Abstract
PT Bank Aladin Syariah Tbk adalah pionir bank digital syariah pertama di Indonesia. Namun, perjalanan transformasi tersebut menunjukkan fenomena yang paradoks, di mana bank justru mencatatkan kerugian berturut-turut sepanjang periode 2021-2024 setelah melakukan transformasi digital secara penuh. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan RGEC ( Risk Profile, Good Corporate Governance, Earnings, Capital ) sesuai POJK Nomor 8/POJK.03/2014, mencakup rasio NPF, FDR, GCG, ROA, ROE, dan CAR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan kinerja RGEC Bank Aladin Syariah mengalami peningkatan dari Peringkat Komposit 4 (Kurang Sehat) pada tahun 2021–2022 menjadi Peringkat Komposit 3 (Cukup Sehat) pada tahun 2023–2024. Komponen Profil Risiko menunjukkan perbaikan signifikan dengan NPF mencapai 0,03% pada tahun 2024 (Peringkat 1/Sangat Sehat) dan peningkatan FDR ke kisaran 84% (Peringkat 2/Sehat). Komponen GCG secara konsisten mempertahankan Peringkat 2 (Baik) selama delapan semester berturut-turut. Komponen Earnings (Rentabilitas) menjadi kelemahan kritis dengan ROA berkisar antara -0,72% hingga -4,44% dan ROE antara -1,90% hingga -6,06% (Peringkat 5/Tidak Sehat), meskipun tren perbaikan terus berlangsung. Komponen Capital (Permodalan) menjadi keunggulan utama dengan CAR yang secara konsisten jauh di atas ketentuan minimum dan memperoleh Peringkat 1 (Sangat Sehat) sepanjang periode penelitian. Penelitian ini menyimpulkan bahwa dampak transformasi digital terhadap kinerja keuangan Bank Aladin Syariah bersifat bifasik: fase awal (2021–2022) ditandai dengan penurunan kinerja akibat besarnya investasi infrastruktur teknologi, sedangkan fase pemulihan (2023–2024) menunjukkan perbaikan yang terukur dan konsisten. Bank berada pada tahap akhir "valley of death" transformasi digital dengan prospek profitabilitas yang semakin nyata.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Additional Information: | NIM: 182322513 | Syariah dan Ekonomi Islam |
| Uncontrolled Keywords: | Transformasi Digital, Kinerja Keuangan, Bank Syariah, RGEC, Bank Aladin Syariah |
| Subjects: | Ekonomi > Keuangan Ekonomi > Manajemen Keuangan |
| Divisions: | SYARI'AH DAN EKONOMI ISLAM > Perbankan Syariah |
| SWORD Depositor: | Admin Repo |
| Depositing User: | Admin Repo |
| Date Deposited: | 16 Jul 2026 01:14 |
| Last Modified: | 16 Jul 2026 01:14 |
| URI: | https://repo.kampusmelayu.ac.id/id/eprint/54 |
