Search for collections on Perpustakaan IAIN Datuk Laksemana

Tinjauan Fiqh Siyasah Terhadap Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 90/PUU-XXI/2023 Terkait Batas Usia Presiden dan Wakil Presiden

MARSADINDA, DINI (2026) Tinjauan Fiqh Siyasah Terhadap Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 90/PUU-XXI/2023 Terkait Batas Usia Presiden dan Wakil Presiden. S1 thesis, IAIN Datuk Laksemana Bengkalis.

[thumbnail of 6074_6_20260714053556-Abstrak.pdf] Text
6074_6_20260714053556-Abstrak.pdf
Restricted to Registered users only

Download (350kB) | Request a copy
[thumbnail of 6074_6_20260714053631-Bab I.pdf] Text
6074_6_20260714053631-Bab I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (102kB) | Request a copy
[thumbnail of 6074_6_20260714053659-Bab II.pdf] Text
6074_6_20260714053659-Bab II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (146kB) | Request a copy
[thumbnail of 6074_6_20260714053727-Bab III.pdf] Text
6074_6_20260714053727-Bab III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (99kB) | Request a copy
[thumbnail of 6074_6_20260714053754-Bab IV.pdf] Text
6074_6_20260714053754-Bab IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (167kB) | Request a copy
[thumbnail of 6074_6_20260714053809-Bab V.pdf] Text
6074_6_20260714053809-Bab V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (345kB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana tinjauan Fiqh Siyasah Terhadap Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 90/PUU-XXI/2023 Terkait Batas Usia Calon Presiden dan Wakil Presiden. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif atau yang sering disebut dengan penelitian normatif, penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya uji materil terhadap pasal 169 huruf q Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang pemilihan umum yang mengatur terntang persyaratan minimal usia pencalonan Presiden dan Wakil Presiden. Kemudian mahkamah konstitusi memutuskan bahwa pasal 169 huruf q Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 bertentangan dengan UUD 1945 dan tidak memiliki kekuatan hukum yang mengikat jika tidak dimaknai dengan tambahan adanya pengalaman sebagai Kepala Daerah. Putusan mahkamah konstitusi ini masih menuai pro dan kontra dikarenakan bisa menimbulkan ketidakpastian hukum. Penelitian ini merupakan penelitian pustaka, dimana data dan informasi yang dikumpulkan bersumber dari Undang-Undang, buku, jurnal dan lainnya. Anallisis data dan informasi dilakukan dengan teknik triangulasi untuk meningkatkan validitas data dalam penelitian kualitatif.

Fokus penelitian yang di teliti dari skripsi ini adalah 1) Bagaimana tinjauan Yuridis dalam penerapan putusan mahkamah konstitusi nomor 90/PUU-XXI/2023 terkait batas usia Presiden dan Wakil Presiden? 2) Sejauh mana Putusan Mahkamah Konstitusi nomor 90/PUU-XXI/2023 bertentangan dengan prinsip siyasah syar'iyyah di dalam fiqh siyasah?

Hasil pembahasan pada penelitian ini adalah 1). Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 90/PUU-XXI/2023 dinilai menimbulkan kontroversi karena Mahkamah Konstitusi dianggap melampaui kewenangannya dengan berperan sebagai positive legislator (membentuk norma baru), bukan sekadar negative legislator (membatalkan norma). Putusan tersebut juga dipandang tidak sejalan dengan asas kepastian hukum dalam Pasal 28D ayat (1) UUD 1945 serta telah menggeser batas open legal policy, khususnya terkait pengaturan syarat usia calon presiden dan wakil presiden yang seharusnya menjadi kewenangan pembentuk undang-undang. Kondisi ini berdampak pada menurunnya kepercayaan publik terhadap Mahkamah Konstitusi. 2). Berdasarkan pembahasan Sejauh mana Putusan Mahkamah Konstitusi nomor 90/PUU-XXI/2023 bertentangan dengan prinsip siyasah syar'iyyah di dalam fiqh siyasah tentang batas usia calon Presiden dan Wakil Presiden, dapat disimpulkan bahwa jika dari tinjauan fiqh siyasah yakni prinsip Al-'Adl, Al-Musawah dan Maslahah Ammah maka putusan ini tidak sejalan dan bertentangan dengan prinsip yang terkandung di dalam fiqh siyasah. Sedangkan menurut Al-Mawardi di dalam bukunya yang berjudul Al-Ahkam Al-Sulthoniyyah, yang menyatakan bahwa seorang ayah dilarang menujuk anaknya sebagai pemimpin, hal ini berarti putusan ini juga tidak sejalan dengan pemikiran Al-Mawardi

Item Type: Thesis (S1)
Additional Information: NIM: 182222424 | Syariah dan Ekonomi Islam
Uncontrolled Keywords: Fiqh Siyasah, Mahkamah Konstitusi, Prresiden
Subjects: Hukum > Hukum Tata Negara
Divisions: SYARI'AH DAN EKONOMI ISLAM > Hukum Tatanegara (Siyasah Syar'iyyah)
SWORD Depositor: Admin Repo
Depositing User: Admin Repo
Date Deposited: 23 Jul 2026 02:36
Last Modified: 23 Jul 2026 02:36
URI: https://repo.kampusmelayu.ac.id/id/eprint/500

Actions (login required)

View Item
View Item