UL'ILMI, AULIA (2026) anak dibawah umur sebagai pencari nafkah keluarga : problematika perlindungan hak anak dalam perspektif hukum islam dan hukum positif. S1 thesis, IAIN Datuk Laksemana Bengkalis.
6297_6_20260715134218-Abstrak.pdf
Restricted to Registered users only
Download (110kB) | Request a copy
6297_6_20260715134330-Bab I.pdf
Restricted to Registered users only
Download (594kB) | Request a copy
6297_6_20260715134416-Bab II.pdf
Restricted to Registered users only
Download (897kB) | Request a copy
6297_6_20260715134452-Bab III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (175kB) | Request a copy
6297_6_20260715134535-Bab IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (351kB) | Request a copy
6297_6_20260715134707-Bab V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (77kB) | Request a copy
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik anak di bawah umur sebagai pencari nafkah keluarga di Kecamatan Bengkalis, mengidentifikasi faktor penyebab dan dampaknya, serta mengkaji problematika perlindungan hak anak tersebut dalam perspektif Hukum Islam dan Hukum Positif. Penelitian ini menggunakan metode penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan yuridis-empiris. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan anak pelaku pekerja, orang tua, dan instansi terkait, serta diperkuat dengan dokumentasi dan observasi lapangan. Analisis data dilakukan secara kualitatif dengan metode berpikir deduktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga faktor utama penyebab anak bekerja di Kecamatan Bengkalis: (1) Darurat Domestik akibat kematian/sakitnya kepala keluarga, (2) Kemiskinan Struktural orang tua, dan (3) Inisiatif mandiri untuk membantu keluarga/sosialisasi ekonom). Dampak dari aktivitas ekonomi ini adalah terjadinya putus sekolah pada pekerjaan fisik berat (sopir truk material dan kuli panggul sawit), penurunan prestasi belajar, risiko keselamatan kerja, serta hilangnya hak bermain anak. Dalam perspektif Hukum Positif, praktik ini melanggar UU No. 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dan UU No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan karena mengeksploitasi anak melebihi batas legal pekerjaan ringan, di mana penegakan hukumnya masih mengalami dilema dilematis di sektor informal. Dalam perspektif Hukum Islam, fenomena ini mencerminkan pergeseran fatal kewajiban nafkah yang seharusnya dipikul oleh ayah (QS. Al-Baqarah: 233), mencederai prinsip dasar Fiqh al-Tifl (Fikih Anak) terkait hak Ri'ayah (pengasuhan) dan Tarbiya (pendidikan), serta mengancam pilar Maqashid Syariah khususnya Hifdzun Nafs (menjaga jiwa) dan Hifdzun Nasl (menjaga keturunan).
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Additional Information: | NIM: 182622647 | Syariah dan Ekonomi Islam |
| Uncontrolled Keywords: | Anak Pencari Nafkah, Perlindungan Hak Anak, Hukum Islam, Hukum Positif |
| Subjects: | Hukum > Hukum Islam |
| Divisions: | SYARI'AH DAN EKONOMI ISLAM > Hukum Keluarga Islam (Ahwal Syakhshiyyah) |
| SWORD Depositor: | Admin Repo |
| Depositing User: | Admin Repo |
| Date Deposited: | 23 Jul 2026 01:16 |
| Last Modified: | 23 Jul 2026 01:16 |
| URI: | https://repo.kampusmelayu.ac.id/id/eprint/492 |
