Search for collections on Perpustakaan IAIN Datuk Laksemana

Analisis Kesiapan dan Peresepsi Pengurus Masjid Terhadap Penerapan Quick Response Code Indonesian Standart (QRIS) Sebagai Alat Transaksi Digital Infaq dan Sedekah di Masjid Sabilillah Pedekik Bengkalis.

SOFIYANTO, SOFIYANTO (2026) Analisis Kesiapan dan Peresepsi Pengurus Masjid Terhadap Penerapan Quick Response Code Indonesian Standart (QRIS) Sebagai Alat Transaksi Digital Infaq dan Sedekah di Masjid Sabilillah Pedekik Bengkalis. S1 thesis, IAIN Datuk Laksemana Bengkalis.

[thumbnail of 6166_6_20260707173947-Abstrak.pdf] Text
6166_6_20260707173947-Abstrak.pdf
Restricted to Registered users only

Download (71kB) | Request a copy
[thumbnail of 6166_6_20260707174033-Bab I.pdf] Text
6166_6_20260707174033-Bab I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (203kB) | Request a copy
[thumbnail of 6166_6_20260707174126-Bab II.pdf] Text
6166_6_20260707174126-Bab II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (259kB) | Request a copy
[thumbnail of 6166_6_20260707174317-Bab III.pdf] Text
6166_6_20260707174317-Bab III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (199kB) | Request a copy
[thumbnail of 6166_6_20260707174358-Bab IV.pdf] Text
6166_6_20260707174358-Bab IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (159kB) | Request a copy
[thumbnail of 6166_6_20260707174427-Bab V.pdf] Text
6166_6_20260707174427-Bab V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (74kB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesiapan pengurus Masjid Sabilillah Pedekik Bengkalis dalam menerapkan QRIS sebagai alat transaksi digital infaq dan sedekah, mendeskripsikan persepsi pengurus dan jamaah terhadap penerapan QRIS, serta mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambat adopsi QRIS di masjid tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis studi kasus tunggal. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur, observasi partisipan pasif, dan studi dokumentasi. Dari sisi kesiapan, pengurus dinilai memiliki kesiapan teknis yang memadai, namun kesiapan sumber daya manusia masih perlu ditingkatkan melalui pelatihan literasi digital. Dari sisi persepsi, pengurus dan jamaah secara umum memandang QRIS sebagai inovasi yang bermanfaat dan berpotensi meningkatkan transparansi serta akuntabilitas pengelolaan keuangan masjid. Persepsi positif tersebut sejalan dengan konstruk Perceived Usefulness dan Perceived Ease of Use dalam Technology Acceptance Model (TAM) yang dikembangkan oleh Davis (1989). Faktor pendukung utama meliputi kebijakan MDR 0% dari Bank Indonesia untuk lembaga keagamaan, tingginya penetrasi smartphone di kalangan jamaah, serta dukungan program Masjid Ramah Digital dari Kementerian Agama RI. Sementara itu, faktor penghambat yang teridentifikasi mencakup rendahnya literasi digital sebagian pengurus, kebiasaan berinfaq secara tunai yang telah mengakar di kalangan jamaah, serta kekhawatiran terhadap keamanan transaksi digital. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Masjid Fisabilillah Pedekik Bengkalis memiliki potensi yang baik untuk mengadopsi QRIS, dengan catatan perlu dilakukan pendampingan teknis dan edukasi digital bagi pengurus maupun jamaah secara berkelanjutan.

Item Type: Thesis (S1)
Additional Information: NIM: 182322516 | Syariah dan Ekonomi Islam
Uncontrolled Keywords: QRIS, Kesiapan Pengurus Masjid, Persepsi, Infaq, Sedekah, Technology Acceptance Model, Digitalisasi Keuangan Masjid
Subjects: Ekonomi > Keuangan
Divisions: SYARI'AH DAN EKONOMI ISLAM > Perbankan Syariah
SWORD Depositor: Admin Repo
Depositing User: Admin Repo
Date Deposited: 22 Jul 2026 07:51
Last Modified: 22 Jul 2026 07:51
URI: https://repo.kampusmelayu.ac.id/id/eprint/427

Actions (login required)

View Item
View Item