RAMADHAN, NANDA PRATAMA (2026) KINERJA SATUAN POLISI PAMONG PRAJA KABUPATEN BENGKALIS TERHADAP PENERTIBAN LAPAK PEDAGANG KAKI LIMA ILLEGAL BERDASARKAN PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 16 TAHUN 2018 PERSPEKTIF FIQH SIYASAH. S1 thesis, IAIN Datuk Laksemana Bengkalis.
5587_6_20260713112329-Abstrak.pdf
Restricted to Registered users only
Download (210kB) | Request a copy
5587_6_20260713112611-Bab I.pdf
Restricted to Registered users only
Download (305kB) | Request a copy
5587_6_20260713112632-Bab II.pdf
Restricted to Registered users only
Download (383kB) | Request a copy
5587_6_20260713112647-Bab III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (330kB) | Request a copy
5587_6_20260713112703-Bab IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (374kB) | Request a copy
5587_6_20260713112715-Bab V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (101kB) | Request a copy
Abstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis kinerja Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dalam menertibkan pedagang kaki lima ilegal dari perspektif Fiqh Siyasah dan Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2018. Latar belakang penelitian ini adalah masih rendahnya penertiban yang dilakukan oleh Satpol PP, baik dari segi kepatuhan terhadap regulasi, mutu layanan publik, responsivitas, tanggung jawab, maupun akuntabilitas. Penelitian ini menggunakan pendekatan library research dengan metode analisis kualitatif dan teknik content analysis untuk mengkaji bahan hukum primer, sekunder, tersier, serta referensi Fiqh Siyasah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja Satpol PP belum sepenuhnya efektif karena adanya keterbatasan sumber daya, rendahnya kesadaran masyarakat, serta kurangnya pendekatan yang berkeadilan. Dari perspektif Fiqh Siyasah, penertiban harus dilakukan secara adil, manusiawi, dan tetap menjaga kemaslahatan umum sesuai prinsip la darar wa la dirar . Selain itu, dalam melaksanakan tugasnya, Satpol PP harus mampu bekerja sesuai peraturan perundang-undangan, meningkatkan mutu layanan publik, memiliki responsivitas tinggi, bertanggung jawab, dan dapat dipertanggungjawabkan secara moral dan hukum sebagaimana dijelaskan dalam QS. An-Nisa: 59 (taatiullah wa taatir rasul wa ulil amri minkum ), QS. An-Nisa: 128 (was aslahallahu wal ashlahu khairun ), Al-Baqarah ayat 177 (amru al-ma’ruf wa nahi munkar ), dan QS. Al-An’am: 164 (kullu nafsun bi ma kasabat raheenah ).
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Additional Information: | NIM: 182221398 | Syariah dan Ekonomi Islam |
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci: : Fiqh Siyasah; Pedagang Kaki Lima Ilegal; Satpol PP |
| Subjects: | Agama Islam > Al-Quran Bahasa > Bahasa Indonesia Hukum > Hukum Tata Negara |
| Divisions: | SYARI'AH DAN EKONOMI ISLAM > Hukum Tatanegara (Siyasah Syar'iyyah) |
| SWORD Depositor: | Admin Repo |
| Depositing User: | Admin Repo |
| Date Deposited: | 22 Jul 2026 04:52 |
| Last Modified: | 22 Jul 2026 04:52 |
| URI: | https://repo.kampusmelayu.ac.id/id/eprint/421 |
