SOLEHATI, CITRA (2026) Implementasi Pendidikan Karakter Berbasis Budaya Melayu dalam Sistem Pendidikan Pondok Pesantren di Pulau Bengkalis. S2 thesis, IAIN Datuk Laksemana Bengkalis.
7494_6_20260722111347-Bab I.pdf
Restricted to Registered users only
Download (456kB) | Request a copy
7494_6_20260722111302-Abstrak.pdf
Restricted to Registered users only
Download (316kB) | Request a copy
7494_6_20260714162436-Bab II.pdf
Restricted to Registered users only
Download (455kB) | Request a copy
7494_6_20260714162519-Bab III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (324kB) | Request a copy
7494_6_20260714162609-Bab IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (345kB) | Request a copy
7494_6_20260714162746-Bab V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (329kB) | Request a copy
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penguatan pendidikan karakter di tengah berbagai tantangan moral yang dihadapi generasi muda serta belum optimalnya pemanfaatan nilai-nilai budaya lokal sebagai sumber pendidikan karakter di lingkungan pesantren. Padahal, masyarakat Melayu memiliki kekayaan nilai budaya yang selaras dengan ajaran Islam dan berpotensi menjadi landasan dalam pembentukan karakter santri. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengidentifikasi nilai-nilai budaya Melayu yang diintegrasikan dalam pendidikan karakter dalam sisitem pondok pesantren di pulau Bengkalis; (2) mendeskripsikan bentuk implementasi pendidikan karakter berbasis budaya Melayu dalam kehidupan keseharian santri; dan (3) menganalisis faktor pendukung dan penghambat implementasi pendidikan karakter berbasis budaya Melayu. Penelitian ini menggunakan teori pendidikan karakter Thomas Lickona, teori internalisasi nilai dalam pendidikan Islam menurut Muhaimin, serta konsep budaya Melayu yang dikemukakan oleh Tenas Effendy. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian fenomenologi. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi pada tiga pondok pesantren di Pulau Bengkalis. Analisis data dilakukan melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai budaya Melayu yang diintegrasikan dalam pendidikan karakter meliputi nilai adab dan kesantunan, kebersamaan dan gotong royong, serta amanah, tanggung jawab, dan musyawarah.
Implementasi pendidikan karakter berbasis budaya Melayu dilakukan melalui keteladanan pendidik, pembiasaan dalam kehidupan sehari-hari, serta berbagai aktivitas sosial dan budaya yang melibatkan santri secara langsung. Faktor pendukung implementasi meliputi keselarasan nilai budaya Melayu dengan ajaran Islam, lingkungan masyarakat Melayu yang masih menjaga nilai-nilai budaya, serta sistem pendidikan berasrama yang memungkinkan proses internalisasi nilai berlangsung secara berkelanjutan. Adapun faktor penghambatnya meliputi pengaruh media sosial dan budaya global, keterbatasan program budaya yang terstruktur, serta padatnya aktivitas pendidikan pesantren. Penelitian ini berkontribusi dalam memperkuat pengembangan pendidikan karakter berbasis kearifan lokal serta menunjukkan bahwa pesantren dapat berperan sebagai lembaga pendidikan sekaligus agen pelestarian budaya Melayu yang selaras dengan nilai-nilai Islam.
| Item Type: | Thesis (S2) |
|---|---|
| Additional Information: | NIM: 2181124002 | Tarbiyah dan Ilmu Keguruan |
| Uncontrolled Keywords: | pendidikan karakter, budaya Melayu, pesantren, internalisasi nilai, Pondok Pesantrenl. |
| Subjects: | L Education > LB Theory and practice of education |
| Divisions: | TARBIYAH DAN ILMU KEGURUAN > Pendidikan Agama Islam |
| SWORD Depositor: | Admin Repo |
| Depositing User: | Admin Repo |
| Date Deposited: | 22 Jul 2026 04:48 |
| Last Modified: | 22 Jul 2026 04:48 |
| URI: | https://repo.kampusmelayu.ac.id/id/eprint/417 |
