Search for collections on Perpustakaan IAIN Datuk Laksemana

TINJAUAN SIYASAH SYARI’YYAH TERHADAP KEBIJAKAN TATA KELOLA PUPUK BERSUBSIDI BERDASARKAN PERATURAN MENTERI PERTANIAN NOMOR 15 TAHUN 2025

MEGA, MUHAMMAD IMAM RATU (2026) TINJAUAN SIYASAH SYARI’YYAH TERHADAP KEBIJAKAN TATA KELOLA PUPUK BERSUBSIDI BERDASARKAN PERATURAN MENTERI PERTANIAN NOMOR 15 TAHUN 2025. S1 thesis, IAIN Datuk Laksemana Bengkalis.

[thumbnail of 6124_6_20260713134116-Abstrak.pdf] Text
6124_6_20260713134116-Abstrak.pdf
Restricted to Registered users only

Download (57kB) | Request a copy
[thumbnail of 6124_6_20260713134144-Bab I.pdf] Text
6124_6_20260713134144-Bab I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (254kB) | Request a copy
[thumbnail of 6124_6_20260713134233-Bab II.pdf] Text
6124_6_20260713134233-Bab II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (269kB) | Request a copy
[thumbnail of 6124_6_20260713134300-Bab III.pdf] Text
6124_6_20260713134300-Bab III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (154kB) | Request a copy
[thumbnail of 6124_6_20260713134745-Bab IV.pdf] Text
6124_6_20260713134745-Bab IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (196kB) | Request a copy
[thumbnail of 6124_6_20260713134942-Bab V.pdf] Text
6124_6_20260713134942-Bab V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (110kB) | Request a copy

Abstract

Penelitian
ini bertujuan
untuk
mengevaluasi
efektivitas dan kesesuaian Peraturan Menteri Pertanian Nomor 15 Tahun 2025 tentang tata kelola pupuk
bersubsidi melalui perspektif Siyasah Syar'iyyah.
Latar belakang penelitian ini berakar pada tingginya
kompleksitas birokrasi dan inefisiensi distribusi pupuk yang selama ini menghambat produktivitas petani
kecil. Metode yang digunakan adalah penelitian
hukum normatif dengan pendekatan kualitatif yang mengandalkan studi dokumen peraturan serta literatur
hukum Islam. Hasil analisis menunjukkan bahwa
meskipun
kebijakan baru ini telah
transformasi signifikan berupa digitalisasi sistem e-
RDKK
dan
pemangkasan
distribusi,
penerapannya masih menyisakan
tantangan. Dari
sudut pandang Siyasah Syar'iyyah, regulasi ini secara prinsip selaras dengan nilai maslahah mursalah dalam mewujudkan ketahanan pangan serta berupaya
menegakkan al-'adl (keadilan distributif). Namun, fragmentasi otoritas antar-kementerian dan
kesenjangan infrastruktur digital di daerah terpencil
berpotensi
mencederai prinsip amanah
mas'uliyyah (akuntabilitas). Kesimpulannya, kebijakan ini merupakan langkah progresif yang sah secara yuridis dan syariat, namun sangat menuntut integrasi koordinasi kelembagaan terpusat serta pelibatan musyawarah (syura) komunitas petani guna
memastikan penyaluran yang benar-benar berkeadilan.

Item Type: Thesis (S1)
Additional Information: NIM: 182222474 | Syariah dan Ekonomi Islam
Uncontrolled Keywords: Pupuk Bersubsidi, Permentan 15 Tahun 2025, Syar'iyyah, Tata Kelola
Subjects: Hukum > Hukum Tata Negara
Divisions: SYARI'AH DAN EKONOMI ISLAM > Hukum Tatanegara (Siyasah Syar'iyyah)
SWORD Depositor: Admin Repo
Depositing User: Admin Repo
Date Deposited: 22 Jul 2026 04:26
Last Modified: 22 Jul 2026 04:26
URI: https://repo.kampusmelayu.ac.id/id/eprint/398

Actions (login required)

View Item
View Item