Search for collections on Perpustakaan IAIN Datuk Laksemana

Kebijakan Pemerintah Dalam Penghapusan Tenaga Honorer Berdasarkan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 Tentang Aparatur Sipil Negara Ditinjau dari Siyasah Dusturiyah.

YUSUF, JIHADI AKBAR (2026) Kebijakan Pemerintah Dalam Penghapusan Tenaga Honorer Berdasarkan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 Tentang Aparatur Sipil Negara Ditinjau dari Siyasah Dusturiyah. S1 thesis, IAIN Datuk Laksemana Bengkalis.

[thumbnail of 6118_6_20260714151800-Abstrak.pdf] Text
6118_6_20260714151800-Abstrak.pdf
Restricted to Registered users only

Download (112kB) | Request a copy
[thumbnail of 6118_6_20260714151830-Bab I.pdf] Text
6118_6_20260714151830-Bab I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (213kB) | Request a copy
[thumbnail of 6118_6_20260714151853-Bab II.pdf] Text
6118_6_20260714151853-Bab II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (255kB) | Request a copy
[thumbnail of 6118_6_20260714151912-Bab III.pdf] Text
6118_6_20260714151912-Bab III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (174kB) | Request a copy
[thumbnail of 6118_6_20260714151932-Bab IV.pdf] Text
6118_6_20260714151932-Bab IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (303kB) | Request a copy
[thumbnail of 6118_6_20260714151955-Bab V.pdf] Text
6118_6_20260714151955-Bab V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (149kB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini mengkaji kebijakan penghapusan tenaga honorer berdasarkan UU No. 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara dan meninjau kebijakan tersebut dari perspektif siyasah Dusturiyah. Penelitian menggunakan pendekatan yuridis normatif dengan metode kepustakaan dan teknik analisis reduksi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan kebijakan ini menghadapi empat hambatan struktural, yaitu batas usia pendaftaran, ketidaksesuaian kualifikasi pendidikan dengan formasi yang tersedia, ketentuan masa
kerja minimum dalam jalur afirmasi, serta ketiadaan formasi yang sesuai bidang di daerah tertentu. Ditinjau dari siyasah Dusturiyah, kebijakan ini belum memenuhi prinsip keadilan ('adl) karena proses pembentukannya minim musyawarah. Dari sisi maslahah mursalah, untuk jangka panjangnya disepakati, namun belum menyeluruh karena
dampaknya menyentuh level maslahah dharuriyyah bagi honorer yang kehilangan mata pencaharian. Dari sisi amanah, pemerintah belum sepenuhnya menunaikan tanggung jawabnya terhadap tenaga honorer yang telah lama mengabdi, khususnya dalam hal transparansi
dan penyediaan mekanisme perlindungan yang memadai.

Item Type: Thesis (S1)
Additional Information: NIM: 182222468 | Syariah dan Ekonomi Islam
Uncontrolled Keywords: Siyasah Dusturiyah, Tenaga Honorer, Aparatur Sipil Negara
Subjects: Hukum > Hukum Public
Hukum > Hukum Tata Negara
Divisions: SYARI'AH DAN EKONOMI ISLAM > Hukum Tatanegara (Siyasah Syar'iyyah)
SWORD Depositor: Admin Repo
Depositing User: Admin Repo
Date Deposited: 22 Jul 2026 03:54
Last Modified: 22 Jul 2026 03:54
URI: https://repo.kampusmelayu.ac.id/id/eprint/388

Actions (login required)

View Item
View Item