SARI, NUR FITRI (2026) pemenuhan nafkah istri oleh suami narapidana dalam perspektif hukum keluarga islam studi kasus di desa jangkang. S1 thesis, IAIN Datuk Laksemana Bengkalis.
6283_6_20260714104700-Bab I.pdf
Restricted to Registered users only
Download (285kB) | Request a copy
6283_6_20260715092024-Abstrak.pdf
Restricted to Registered users only
Download (113kB) | Request a copy
6283_6_20260715092224-Bab II.pdf
Restricted to Registered users only
Download (443kB) | Request a copy
6283_6_20260715092303-Bab III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (188kB) | Request a copy
6283_6_20260715092347-Bab IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (312kB) | Request a copy
6283_6_20260715092434-Bab V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (147kB) | Request a copy
Abstract
Penelitian ini di latar belakangi oleh bagaimana kondisi suami yang menjalani hukuman di penjara sehingga suami tidak dapat menjalankan kewajibannya sebagai pencari nafkah bagi keluarga. Kondisi tersebut menimbulkan berbagai masalah dalam pemenuhan kebutuhan hidup istri selama suami menjalani masa pidana. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana hukum keluarga islam melihat pemenuhan kebutuhan hidup istri selama suami menjalani hukuman penjara.
Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sumber data diperoleh dari enam orang istri yang suaminya sedang menjalani hukuman di penjara di desa jangkang. Observasi, dokumentasi, dan wawancara digunakan untuk mengumpulkan data. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara deskriptif untuk memperoleh gambaran mengenai pelaksanaan dan pemenuhan nafkah istri selama suami menjalani masa pidana.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa selama suami menjalani hukuman di penjara, pelaksanaan nafkah keluarga tidak terlaksana secara optimal karena suami tidak bisa memberikan nafkah secara langsung. Para istri berusaha mencari nafkah sendiri melalui berbagai pekerjaan serta memperoleh bantuan dari keluarga. Dalam perspektif hukum keluarga Islam, suami tetap bertanggung jawab atas nafkah meskipun dia dipenjara. Oleh karena itu, nafkah yang tidak terpenuhi selama masa pidana tetap menjadi tanggung jawab suami dan dapat menjadi utang yang harus dibayar setelah suami keluar dari penjara.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Additional Information: | NIM: 182622633 | Syariah dan Ekonomi Islam |
| Uncontrolled Keywords: | Nafkah Istri, Narapidana, Penjara, Hukum Keluarga Islam. |
| Subjects: | Hukum > Hukum Islam |
| Divisions: | SYARI'AH DAN EKONOMI ISLAM > Hukum Keluarga Islam (Ahwal Syakhshiyyah) |
| SWORD Depositor: | Admin Repo |
| Depositing User: | Admin Repo |
| Date Deposited: | 22 Jul 2026 04:38 |
| Last Modified: | 22 Jul 2026 04:38 |
| URI: | https://repo.kampusmelayu.ac.id/id/eprint/377 |
