ASARWANI, MUHAMMAD RAZI (2026) Analisis pemikiran Al-Mawardi terhadap syarat-syarat pencalonan kepala daerah ( gubernur) berdasarkan peraturan komisi pemilihan umum no 8 tahun 2024. S1 thesis, IAIN Datuk Laksemana Bengkalis.
6126_6_20260707203311-Abstrak.pdf
Restricted to Registered users only
Download (106kB) | Request a copy
6126_6_20260707203638-Bab I.pdf
Restricted to Registered users only
Download (198kB) | Request a copy
6126_6_20260707203851-Bab II.pdf
Restricted to Registered users only
Download (259kB) | Request a copy
6126_6_20260707203959-Bab III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (180kB) | Request a copy
6126_6_20260707204518-Bab IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (301kB) | Request a copy
6126_6_20260713095258-Bab V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (159kB) | Request a copy
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif syarat-syarat
pencalonan Gubernur berdasarkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU)
Nomor 8 Tahun 2024 serta meninjau relevansi pemikiran politik Al-Mawardi dalam
kitab Al-Ahkam As-Sulthaniyah terhadap regulasi tersebut. Penelitian ini
menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan yuridis-normatif dan studi
komparatif untuk membedah kualifikasi pemimpin dalam paradigma hukum positif
dan fiqh siyasah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PKPU Nomor 8 Tahun 2024
menetapkan persyaratan yang bersifat administratif-formalistik, mencakup aspek
kewarganegaraan, usia minimal 30 tahun, pendidikan minimal SLTA, serta
integritas hukum dan finansial. Sementara itu, Al-Mawardi menekankan tujuh
syarat esensial yang bersifat teosentris-substansial, termasuk kemampuan ijtihad,
keadilan sempurna (al-’adalah), dan garis keturunan. Terdapat titik temu pada
penekanan integritas moral dan kesehatan fisik sebagai prasyarat kepemimpinan.
Namun, terdapat perbedaan paradigmatik pada syarat gender, nasab, dan standar
intelektual. Pemikiran Al-Mawardi tetap relevan sebagai filter moral untuk
melengkapi filter administratif PKPU guna menghasilkan kepala daerah yang tidak
hanya memiliki legitimasi elektoral, tetapi juga kapasitas intelektual dan integritas
moral yang luhur demi kemaslahatan publik.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Additional Information: | NIM: 182222476 | Syariah dan Ekonomi Islam |
| Uncontrolled Keywords: | Al-Mawardi, Pencalonan, Kepala Daerah, hukum positif, fiqh siyasah |
| Subjects: | Hukum > Hukum Tata Negara |
| Divisions: | SYARI'AH DAN EKONOMI ISLAM > Hukum Tatanegara (Siyasah Syar'iyyah) |
| SWORD Depositor: | Admin Repo |
| Depositing User: | Admin Repo |
| Date Deposited: | 22 Jul 2026 03:50 |
| Last Modified: | 22 Jul 2026 03:50 |
| URI: | https://repo.kampusmelayu.ac.id/id/eprint/373 |
