Search for collections on Perpustakaan IAIN Datuk Laksemana

TINJAUAN HUKUM KELUARGA ISLAM TERHADAP FENOMENA PENGABAIAN NAFKAH KELUARGA DEMI IBADAH SUNNAH STUDI KASUS MASYARAKAT KECAMATAN BENGKALIS

YUNITA, YUNITA (2026) TINJAUAN HUKUM KELUARGA ISLAM TERHADAP FENOMENA PENGABAIAN NAFKAH KELUARGA DEMI IBADAH SUNNAH STUDI KASUS MASYARAKAT KECAMATAN BENGKALIS. S1 thesis, IAIN Datuk Laksemana Bengkalis.

[thumbnail of 6269_6_20260715103501-Abstrak.pdf] Text
6269_6_20260715103501-Abstrak.pdf
Restricted to Registered users only

Download (346kB) | Request a copy
[thumbnail of 6269_6_20260715103517-Bab I.pdf] Text
6269_6_20260715103517-Bab I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (556kB) | Request a copy
[thumbnail of 6269_6_20260715103529-Bab II.pdf] Text
6269_6_20260715103529-Bab II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (550kB) | Request a copy
[thumbnail of 6269_6_20260715103546-Bab III.pdf] Text
6269_6_20260715103546-Bab III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (431kB) | Request a copy
[thumbnail of 6269_6_20260715103601-Bab IV.pdf] Text
6269_6_20260715103601-Bab IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (471kB) | Request a copy
[thumbnail of 6269_6_20260715103623-Bab V.pdf] Text
6269_6_20260715103623-Bab V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (282kB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena di Kecamatan Bengkalis di mana sebagian suami mengabaikan kewajiban menafkahi keluarga dengan alasan memprioritaskan ibadah sunnah, akibat pemahaman agama yang keliru dan terbaliknya skala prioritas antara urusan dunia dan akhirat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tinjauan hukum keluarga Islam terhadap fenomena tersebut, serta mengkaji skala prioritas dan dampak kemaslahatan atau kemudharatannya berdasarkan konsep Fiqh Awlawiyyat dan Maqashid Syariah. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan pendekatan deskriptif analitis dan normatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan kaidah-kaidah fikih.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tindakan pengabaian nafkah tersebut adalah perbuatan yang tidak dibenarkan dan bertentangan dengan syariat Islam. Kewajiban menafkahi hukumnya Fardhu ‘Ain (wajib mutlak), sedangkan ibadah sunnah bersifat pelengkap. Berdasarkan Fiqh Awlawiyyat, nafkah termasuk kebutuhan dasar (Daruriyyat) yang harus didahulukan dibandingkan kebutuhan pelengkap (Tahsiniyyat). Ditinjau dari Maqashid Syariah, pengabaian nafkah mendatangkan kemudharatan karena mengancam jiwa, keturunan, dan harta, serta bertentangan dengan tujuan syariat menjaga kemaslahatan. Padahal, bekerja mencari nafkah demi keluarga itu sendiri merupakan bentuk ibadah yang bernilai tinggi.

Item Type: Thesis (S1)
Additional Information: NIM: 182622619 | Syariah dan Ekonomi Islam
Uncontrolled Keywords: Hukum Keluarga Islam, Nafkah, Ibadah Sunnah, Fiqh Awlawiyyat, Maqashid Syariah.
Subjects: Hukum > Hukum Islam
Divisions: SYARI'AH DAN EKONOMI ISLAM > Hukum Keluarga Islam (Ahwal Syakhshiyyah)
SWORD Depositor: Admin Repo
Depositing User: Admin Repo
Date Deposited: 22 Jul 2026 04:51
Last Modified: 22 Jul 2026 04:51
URI: https://repo.kampusmelayu.ac.id/id/eprint/367

Actions (login required)

View Item
View Item