IRMAYUNITA, IRMAYUNITA (2026) PERLINDUNGAN ATAS KETERLAMBATAN PEMBAYARAN UPAH BERDASARKAN PERATURAN PEMERINTAH NO 36 TAHUN 2021 TENTANG PENGUPAHAN PRESPEKTIF MAQASHID SYARIAH. S1 thesis, IAIN Datuk Laksemana Bengkalis.
6115_6_20260709001223-Abstrak.pdf
Restricted to Registered users only
Download (40kB) | Request a copy
6115_6_20260709001246-Bab I.pdf
Restricted to Registered users only
Download (226kB) | Request a copy
6115_6_20260709001305-Bab II.pdf
Restricted to Registered users only
Download (164kB) | Request a copy
6115_6_20260709001620-Bab IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (261kB) | Request a copy
6115_6_20260709001638-Bab V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (46kB) | Request a copy
6115_6_20260709153926-Bab III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (241kB) | Request a copy
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sanksi terhadap perusahaan yang melakukan keterlambatan pembayaran upah berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan serta mengkaji keterlambatan pembayaran upah tersebut dalam perspektif Maqashid Syariah. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan, pendekatan konseptual, dan pendekatan normatif-teologis melalui studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2021 telah mengatur kewajiban pengusaha membayar upah tepat waktu serta memberikan sanksi berupa denda dan sanksi administratif bagi pelanggar. Namun, dalam praktiknya keterlambatan pembayaran upah masih sering terjadi sehingga hak-hak pekerja belum terlindungi secara optimal. Ditinjau dari perspektif Maqashid Syariah, keterlambatan pembayaran upah bertentangan dengan tujuan syariat karena dapat menghambat terwujudnya kemaslahatan dan melanggar prinsip perlindungan terhadap harta (hifz al-mal), jiwa (hifz al-nafs), dan keturunan (hifz al-nasl). Oleh karena itu, penerapan ketentuan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2021 perlu dilaksanakan secara konsisten agar mampu memberikan kepastian hukum, keadilan, serta perlindungan terhadap hak-hak pekerja sesuai dengan nilai-nilai Maqashid Syariah.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Additional Information: | NIM: 182222465 | Syariah dan Ekonomi Islam |
| Uncontrolled Keywords: | Maqashid Syariah, Keterlambatan Upah, Peraturan Pemerintah No. 36 Tahun 2021, Pengupahan, Hak Pekerja |
| Subjects: | Hukum > Hak Asasi Manusia Hukum > Hukum Pidana Hukum > Hukum Tata Negara |
| Divisions: | SYARI'AH DAN EKONOMI ISLAM > Hukum Tatanegara (Siyasah Syar'iyyah) |
| SWORD Depositor: | Admin Repo |
| Depositing User: | Admin Repo |
| Date Deposited: | 22 Jul 2026 03:28 |
| Last Modified: | 22 Jul 2026 03:28 |
| URI: | https://repo.kampusmelayu.ac.id/id/eprint/353 |
