ZAHRA, FATMA (2026) Pemikiran Ibnu Qudamah Tentang Panggilan Ibu Kepada Istri Sebagai Bentuk Zihar Dalam Kitab Al-Mughni Dengan Pendekatan Hukum Sosiologis Dan Historis. S1 thesis, IAIN Datuk Laksemana Bengkalis.
6251_6_20260713172241-Abstrak.pdf
Restricted to Registered users only
Download (48kB) | Request a copy
6251_6_20260713172329-Bab I.pdf
Restricted to Registered users only
Download (456kB) | Request a copy
6251_6_20260713172348-Bab II.pdf
Restricted to Registered users only
Download (587kB) | Request a copy
6251_6_20260713172404-Bab III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (285kB) | Request a copy
6251_6_20260713172433-Bab IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (490kB) | Request a copy
6251_6_20260713172452-Bab V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (230kB) | Request a copy
Abstract
Zhihar merupakan salah satu bentuk ucapan yang menyerupakan istri dengan perempuan yang haram dinikahi, terutama ibu kandung, yang pada masa jahiliyah dianggap sebagai bentuk perceraian. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan konsep zhihar menurut Ibnu Qudamah dalam kitab Al-Mughni, menganalisis pandangannya mengenai panggilan ibu kepada istri, serta mengkaji pemikiran tersebut melalui pendekatan hukum sosiologis dan historis. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif-analitis. Sumber data primer penelitian adalah kitab Al-Mughni karya Ibnu Qudamah, sedangkan data sekunder diperoleh dari buku, jurnal ilmiah, dan literatur lain yang relevan dengan tema penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menurut Ibnu Qudamah, zhihar tidak hanya terbatas pada penyerupaan istri dengan punggung ibu, tetapi juga dapat melalui penyerupaan dengan perempuan mahram yang haram dinikahi secara permanen. Panggilan ibu kepada istri dapat dikategorikan sebagai zhihar apabila mengandung unsur penyerupaan yang jelas dan dimaksudkan sebagai lafaz zhihar. Ditinjau dari pendekatan historis, pendangan tersebut baerakar pada tradisi hukum islam yang berupaya menghapus praktik ketidakadilan terhadap perempuan pada masa jahiliyah. Sementara itu, dari pendekatan sosiologis, penggunaan panggilan ibu kepada istri dalam masyarakat modern umumnya lebih dipahami sebagai bentuk penghormatan dan kasih sayang, sehingga konteks, niat, dan pemahaman masyarakat menjadi faktor penting dalam menentukan status hukumnya.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Additional Information: | NIM: 182622601 | Syariah dan Ekonomi Islam |
| Uncontrolled Keywords: | Pemikiran Ibnu Qudamah, Zhihar, Al-Mughni, Hukum Sosiologis, Hukum Historis. |
| Subjects: | Hukum > Hukum Islam |
| Divisions: | SYARI'AH DAN EKONOMI ISLAM > Hukum Keluarga Islam (Ahwal Syakhshiyyah) |
| SWORD Depositor: | Admin Repo |
| Depositing User: | Admin Repo |
| Date Deposited: | 21 Jul 2026 23:59 |
| Last Modified: | 21 Jul 2026 23:59 |
| URI: | https://repo.kampusmelayu.ac.id/id/eprint/320 |
