Search for collections on Perpustakaan IAIN Datuk Laksemana

Tradisi Tari Tor-Tor Dalam Pernikahan Adat Batak Mandailing Di Desa Batang Bulu Tanggal Perspektif Hukum Islam

SYAHPUTRA, MUHAMMAD DONI (2026) Tradisi Tari Tor-Tor Dalam Pernikahan Adat Batak Mandailing Di Desa Batang Bulu Tanggal Perspektif Hukum Islam. S1 thesis, IAIN Datuk Laksemana Bengkalis.

[thumbnail of 6279_6_20260713030301-Abstrak.pdf] Text
6279_6_20260713030301-Abstrak.pdf
Restricted to Registered users only

Download (79kB) | Request a copy
[thumbnail of 6279_6_20260713030317-Bab I.pdf] Text
6279_6_20260713030317-Bab I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (141kB) | Request a copy
[thumbnail of 6279_6_20260713030532-Bab II.pdf] Text
6279_6_20260713030532-Bab II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (168kB) | Request a copy
[thumbnail of 6279_6_20260713030611-Bab III.pdf] Text
6279_6_20260713030611-Bab III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (137kB) | Request a copy
[thumbnail of 6279_6_20260713030735-Bab IV.pdf] Text
6279_6_20260713030735-Bab IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (175kB) | Request a copy
[thumbnail of 6279_6_20260713030808-Bab V.pdf] Text
6279_6_20260713030808-Bab V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (130kB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan tradisi tari Tor-Tor pada pernikahan adat Batak Mandailing di Desa Batang Bulu serta meninjaunya dari perspektif Hukum Islam. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih dilestarikannya tradisi tari Tor-Tor sebagai bagian dari prosesi pernikahan adat Batak Mandailing, sementara sebagian masyarakat masih mengaitkannya dengan unsur ritual dan kepercayaan masa lalu sehingga menimbulkan perbedaan pandangan mengenai hukumnya dalam Islam. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan normatif-empiris dan menggunakan metode kualitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara dengan tokoh adat, tokoh agama, pelaku adat, dan masyarakat Desa Batang Bulu, serta dokumentasi dan studi kepustakaan. Data dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan tari Tor-Tor dalam pernikahan adat Batak Mandailing di Desa Batang Bulu saat ini berfungsi sebagai bentuk penghormatan kepada kedua mempelai, keluarga, dan tamu undangan, sekaligus sebagai pelestarian budaya. Berdasarkan hasil penelitian tidak ditemukan praktik sesajen, pemanggilan roh, mantra, maupun persembahan. Musik hanya berfungsi sebagai pengiring, gerakan tari bersifat simbolik, pakaian yang digunakan pada umumnya menutup aurat, interaksi laki-laki dan perempuan berlangsung dalam batas kewajaran, serta praktik saweran dilakukan secara sopan. Ditinjau dari perspektif Hukum Islam dengan menggunakan teori '‘urf shahih, kaidah al-'adah muhakkamah, kaidah al-ashl fi al-'adat al-ibahah, dan maqashid syariah, tradisi tari Tor-Tor dalam pelaksanaan pernikahan adat Batak Mandailing di Desa Batang Bulu hukumnya mubah, selama tidak mengandung unsur syirik, tidak membuka aurat, tidak terjadi ikhtilat yang melampaui batas syariat, tidak mengandung khamar, tidak terdapat tabdzir, dan tidak mengganggu substansi akad nikah.

Item Type: Thesis (S1)
Additional Information: NIM: 182622629 | Syariah dan Ekonomi Islam
Uncontrolled Keywords: Tradisi Tari Tor-Tor, Pernikahan Adat Batak Mandailing, Desa Batang Bulu, Hukum Islam, '‘urf. Maqashid Syariah.
Subjects: Hukum > Hukum Islam
Divisions: SYARI'AH DAN EKONOMI ISLAM > Hukum Keluarga Islam (Ahwal Syakhshiyyah)
SWORD Depositor: Admin Repo
Depositing User: Admin Repo
Date Deposited: 21 Jul 2026 04:04
Last Modified: 21 Jul 2026 04:04
URI: https://repo.kampusmelayu.ac.id/id/eprint/260

Actions (login required)

View Item
View Item