Search for collections on Perpustakaan IAIN Datuk Laksemana

TINJAUAN MAQASHID SYARIAH MENGENAI SANKSI PERZINAAN DALAM KITAB UNDANG UNDANG HUKUM PIDANA NOMOR .1 TAHUN 2023

FIRZA, AL HAFIZH (2026) TINJAUAN MAQASHID SYARIAH MENGENAI SANKSI PERZINAAN DALAM KITAB UNDANG UNDANG HUKUM PIDANA NOMOR .1 TAHUN 2023. S1 thesis, IAIN Datuk Laksemana Bengkalis.

[thumbnail of 6295_6_20260714113155-Abstrak.pdf] Text
6295_6_20260714113155-Abstrak.pdf
Restricted to Registered users only

Download (120kB) | Request a copy
[thumbnail of 6295_6_20260714113214-Bab I.pdf] Text
6295_6_20260714113214-Bab I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (369kB) | Request a copy
[thumbnail of 6295_6_20260714113231-Bab II.pdf] Text
6295_6_20260714113231-Bab II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (554kB) | Request a copy
[thumbnail of 6295_6_20260714113343-Bab IV.pdf] Text
6295_6_20260714113343-Bab IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (620kB) | Request a copy
[thumbnail of 6295_6_20260714113356-Bab V.pdf] Text
6295_6_20260714113356-Bab V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (24kB) | Request a copy
[thumbnail of 6295_6_20260714152343-Bab III.pdf] Text
6295_6_20260714152343-Bab III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (173kB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini membahas tinjauan Maqashid Syariah terhadap sanksi perzinaan dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Latar belakang penelitian ini didasarkan pada perubahan pengaturan tindak pidana perzinaan dalam Pasal 411 KUHP yang memperluas definisi zina serta menetapkan sanksi pidana penjara paling lama 1 tahun atau pidana denda kategori II. Penelitian bertujuan untuk menganalisis pengaturan dan bentuk sanksi perzinaan dalam KUHP No. 1 Tahun 2023, memahami konsep Maqashid Syariah terhadap larangan dan sanksi zina, serta menilai kesesuaian sanksi tersebut dengan tujuan kemaslahatan dalam hukum Islam. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan pendekatan deskriptif-analitis. Data diperoleh melalui studi kepustakaan yang bersumber dari peraturan perundang-undangan, Al-Qur’an, hadis, buku, jurnal, dan literatur yang relevan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa KUHP No. 1 Tahun 2023 memperluas cakupan perzinaan dibandingkan KUHP lama, dengan ancaman pidana penjara paling lama 1 tahun atau denda untuk perzinaan, pidana penjara paling lama 6 bulan atau denda untuk kohabitasi, serta sebagian besar ketentuannya bersifat delik aduan yang hanya dapat diproses atas pengaduan pihak tertentu. Dari perspektif Maqashid Syariah, pengaturan tersebut memiliki tujuan yang sejalan dengan perlindungan agama (hifz al-din), keturunan (hifz al-nasl), dan kehormatan (hifz al-'irdh). Namun, dibandingkan dengan hukum Islam yang menetapkan sanksi hudud secara lebih tegas, sanksi dalam KUHP masih tergolong ringan sehingga efektivitasnya dalam memberikan efek jera dan menjaga kemaslahatan belum optimal. Meskipun demikian, keberadaan pasal tersebut menunjukkan upaya negara dalam menjaga nilai kesusilaan, ketertiban sosial, dan perlindungan keluarga.

Item Type: Thesis (S1)
Additional Information: NIM: 182622645 | Syariah dan Ekonomi Islam
Uncontrolled Keywords: Maqashid Syariah, Perzinaan, KUHP No. 1 Tahun 2023, Hifz al-Nasl, Hukum Islam.
Subjects: Hukum > Hukum Islam
Divisions: SYARI'AH DAN EKONOMI ISLAM > Hukum Keluarga Islam (Ahwal Syakhshiyyah)
SWORD Depositor: Admin Repo
Depositing User: Admin Repo
Date Deposited: 21 Jul 2026 03:47
Last Modified: 21 Jul 2026 03:47
URI: https://repo.kampusmelayu.ac.id/id/eprint/252

Actions (login required)

View Item
View Item