PRATIWI, PUJI (2026) Konstruksi Pemikiran Fiqih Munakahat di Pesantren: Corak Klasik, Moderat, dan Progresif di Pondok Modern Nurul Hidayah. S1 thesis, IAIN Datuk Laksemana Bengkalis.
6317_6_20260714100356-Abstrak.pdf
Restricted to Registered users only
Download (445kB) | Request a copy
6317_6_20260714100928-Bab I.pdf
Restricted to Registered users only
Download (390kB) | Request a copy
6317_6_20260714101321-Bab II.pdf
Restricted to Registered users only
Download (336kB) | Request a copy
6317_6_20260714101349-Bab III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (509kB) | Request a copy
6317_6_20260714101416-Bab IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (652kB) | Request a copy
6317_6_20260714101439-Bab V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (419kB) | Request a copy
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya keragaman pemahaman fikih munakahat di lingkungan pesantren yang tidak hanya dipengaruhi oleh kitab-kitab fikih klasik, tetapi juga oleh perkembangan sosial, hukum negara, dan wacana keislaman kontemporer. Pondok Modern Nurul Hidayah sebagai lembaga pendidikan Islam modern menjadi ruang yang menarik untuk mengkaji bagaimana konstruksi pemikiran fikih munakahat dibentuk serta bagaimana corak pemikiran yang berkembang di kalangan asatidz. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konstruksi narasi perkawinan yang berkembang di Pondok Modern Nurul Hidayah dan menganalisis kategorisasi corak pemikiran klasik, moderat, dan progresif yang muncul dalam pembelajaran fikih munakahat.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah para asatidz yang mengajarkan fikih munakahat di Pondok Modern Nurul Hidayah. Data dianalisis secara deskriptif-analitis melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa konstruksi narasi perkawinan di Pondok Modern Nurul Hidayah merupakan hasil perpaduan antara pemahaman fikih klasik, regulasi hukum negara, dan realitas sosial masyarakat. Dalam pembelajaran fikih munakahat, kitab-kitab fikih klasik tetap menjadi rujukan utama, namun pada beberapa isu kontemporer terdapat upaya penyesuaian dengan hukum positif Indonesia. Penelitian ini menemukan tiga corak pemikiran yang berkembang, yaitu: (1) corak klasik-tekstual yang menekankan otoritas kitab fikih dan pendapat ulama mazhab; (2) corak moderat-akomodatif yang berupaya mengharmoniskan hukum fikih dengan hukum negara melalui pendekatan maslahat dan maqāṣid al-syarī‘ah; dan (3) corak progresif-kritis yang menekankan keadilan gender, perlindungan hak perempuan, musyawarah dalam keluarga, serta penafsiran kontekstual terhadap teks fikih. Keragaman corak tersebut dipengaruhi oleh faktor usia dan generasi asatidz, latar belakang pendidikan, interaksi dengan realitas sosial masyarakat, serta pengaruh regulasi negara dan kurikulum Kementerian Agama.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Additional Information: | NIM: 182622667 | Syariah dan Ekonomi Islam |
| Uncontrolled Keywords: | Konstruksi Pemikiran Fikih Munakahat, Pesantren, Corak Klasik, Moderat, Progresif |
| Subjects: | Hukum > Hukum Islam |
| Divisions: | SYARI'AH DAN EKONOMI ISLAM > Hukum Keluarga Islam (Ahwal Syakhshiyyah) |
| SWORD Depositor: | Admin Repo |
| Depositing User: | Admin Repo |
| Date Deposited: | 21 Jul 2026 02:38 |
| Last Modified: | 21 Jul 2026 02:38 |
| URI: | https://repo.kampusmelayu.ac.id/id/eprint/221 |
