Search for collections on Perpustakaan IAIN Datuk Laksemana

DINAMIKA KEHIDUPAN SANTRIWATI DARI KELUARGA BROKEN HOME DI PONDOK MODERN NURUL HIDAYAH ;STUDI KUALITATIF DALAM PERSPEKTIF HUKUM KELUARGA ISLAM

ENNURLIZA, ENNURLIZA (2026) DINAMIKA KEHIDUPAN SANTRIWATI DARI KELUARGA BROKEN HOME DI PONDOK MODERN NURUL HIDAYAH ;STUDI KUALITATIF DALAM PERSPEKTIF HUKUM KELUARGA ISLAM. S1 thesis, IAIN Datuk Laksemana Bengkalis.

[thumbnail of 6301_6_20260714012439-Abstrak.pdf] Text
6301_6_20260714012439-Abstrak.pdf
Restricted to Registered users only

Download (11kB) | Request a copy
[thumbnail of 6301_6_20260714012544-Bab I.pdf] Text
6301_6_20260714012544-Bab I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (793kB) | Request a copy
[thumbnail of 6301_6_20260714012623-Bab II.pdf] Text
6301_6_20260714012623-Bab II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (806kB) | Request a copy
[thumbnail of 6301_6_20260714012717-Bab IV.pdf] Text
6301_6_20260714012717-Bab IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (429kB) | Request a copy
[thumbnail of 6301_6_20260714012740-Bab V.pdf] Text
6301_6_20260714012740-Bab V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (42kB) | Request a copy
[thumbnail of 6301_6_20260714103107-Bab III.pdf] Text
6301_6_20260714103107-Bab III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (223kB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dinamika kehidupan santriwati dari keluarga intact dan broken home, menganalisis perbedaan pola adaptasi serta perilaku keduanya, dan mengidentifikasi strategi pembinaan di Pondok Modern Nurul Hidayah. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi selama tiga bulan. Informan dipilih secara purposive sampling, meliputi tiga santriwati keluarga intact, tiga santriwati keluarga broken home, dan dua ustadzah pengasuhan. Data dianalisis melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan.Temuan penelitian mengungkapkan tiga hal. Pertama, santriwati dari keluarga intact cenderung lebih percaya diri dan stabil secara emosional berkat dukungan orang tua yang konsisten. Berbeda dengan itu, santriwati dari keluarga broken home kerap dihadapkan pada tekanan emosional, meski sebagian mampu membangun ketahanan diri melalui kedekatan dengan saudara atau kerabat. Kedua, santriwati dari keluarga intact lebih cepat menyesuaikan diri dan lebih disiplin, sementara santriwati dari keluarga broken home membutuhkan waktu adaptasi lebih lama dan lebih rentan secara emosional. Ketiga, pesantren menerapkan pembinaan berkesinambungan melalui bimbingan, nasihat, dan penguatan nilai keagamaan sehingga seluruh santriwati dapat berkembang secara optimal. Dalam perspektif hukum keluarga Islam, pesantren berperan sebagai lembaga substitusi keluarga, selaras dengan amanah QS. At-Tahrim ayat 6.

Item Type: Thesis (S1)
Additional Information: NIM: 182622651 | Syariah dan Ekonomi Islam
Uncontrolled Keywords: Dinamika Kehidupan Santriwati, Keluarga Intact, Broken Home, Pondok Pesantren, Hukum Keluarga Islam
Subjects: Hukum > Hukum Islam
Divisions: SYARI'AH DAN EKONOMI ISLAM > Hukum Keluarga Islam (Ahwal Syakhshiyyah)
SWORD Depositor: Admin Repo
Depositing User: Admin Repo
Date Deposited: 20 Jul 2026 08:59
Last Modified: 20 Jul 2026 08:59
URI: https://repo.kampusmelayu.ac.id/id/eprint/219

Actions (login required)

View Item
View Item