SAPUTRA, RIO FEBRIAN SAVEN (2026) Analisis transaksi Bagi Hasil Pertanian Karet Ditinjau dari Perspektif Ekonomi Syariah di Desa Pedekik Kecamatan Bengkalis. S1 thesis, IAIN Datuk Laksemana Bengkalis.
6023_6_20260713112900-Abstrak.pdf
Restricted to Registered users only
Download (156kB) | Request a copy
6023_6_20260713114629-Bab I.pdf
Restricted to Registered users only
Download (267kB) | Request a copy
6023_6_20260713114733-Bab III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (252kB) | Request a copy
6023_6_20260713151827-Bab II.pdf
Restricted to Registered users only
Download (310kB) | Request a copy
6023_6_20260713151845-Bab IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (467kB) | Request a copy
6023_6_20260713151910-Bab V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (429kB) | Request a copy
Abstract
Penelitian ini menganalisis praktik akad bagi hasil pertanian karet di Desa Pedekik Kecamatan Bengkalis ditinjau dari perspektif ekonomi syariah. Penelitian dilatarbelakangi oleh kesenjangan antara ketentuan ideal akad Musaqah dalam
fiqh muamalah dengan praktik di lapangan yang diduga mengandung unsur ketidakadilan dan ketidakjelasan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui praktik akad bagi hasil, sistem pembagian hasil, serta kesesuaiannya dengan prinsip ekonomi syariah. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap tujuh informan (pemilik kebun, pekerja karet, tokoh masyarakat, kepala desa, dan tokoh agama), observasi partisipatif, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman dengan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Praktik akad bagi hasil dilakukan secara lisan tanpa akad tertulis, berbentuk Musaqah namun tanpa kejelasan nisbah, jangka waktu, dan mekanisme penyelesaian sengketa; (2) Sistem pembagian hasil didominasi nisbah 50:50 tanpa kesepakatan formal, biaya operasional ditanggung pekerja, dan risiko gagal panen serta fluktuasi harga hampir sepenuhnya pada pekerja; (3) Praktik ini belum sesuai dengan prinsip ekonomi syariah karena mengandung gharar katsir, ketidakadilan distributif, ketidaktransparanan, dan ketiadaan pembagian risiko proporsional. Penelitian merekomendasikan perlunya akad
tertulis, nisbah yang mencerminkan kontribusi riil, pembagian risiko yang adil, serta peran aktif pemerintah desa dan tokoh agama dalam mediasi dan edukasi.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Additional Information: | NIM: 182122372 | Syariah dan Ekonomi Islam |
| Uncontrolled Keywords: | Akad Bagi Hasil, Pertanian Karet, Ekonomi Syariah, Musaqah, Keadilan |
| Subjects: | Ekonomi > Keuangan |
| Divisions: | SYARI'AH DAN EKONOMI ISLAM > Ekonomi Syariah |
| SWORD Depositor: | Admin Repo |
| Depositing User: | Admin Repo |
| Date Deposited: | 20 Jul 2026 08:57 |
| Last Modified: | 20 Jul 2026 08:57 |
| URI: | https://repo.kampusmelayu.ac.id/id/eprint/210 |
