RUSADI, RIDHO (2026) FENOMENA AYAH-BUNDA DIGITAL PARENTING : ANALISIS HUKUM KELUARGA ISLAM DALAM PENGASUHAN ANAK DI ERA DIGITALISASI. S1 thesis, IAIN Datuk Laksemana Bengkalis.
6285_6_20260716172159-Abstrak.pdf
Restricted to Registered users only
Download (198kB) | Request a copy
6285_6_20260716172212-Bab I.pdf
Restricted to Registered users only
Download (200kB) | Request a copy
6285_6_20260716172224-Bab II.pdf
Restricted to Registered users only
Download (408kB) | Request a copy
6285_6_20260716172235-Bab III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (186kB) | Request a copy
6285_6_20260716172244-Bab IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (280kB) | Request a copy
6285_6_20260716172253-Bab V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (241kB) | Request a copy
Abstract
Penelitian ini dilatar belakangi oleh perkembangan teknologi digital yang memengaruhi pola pengasuhan anak dalam keluarga. Penggunaan gadget dan internet yang semakin meningkat pada anak usia 6–12 tahun menuntut peran aktif orang tua dalam melakukan pengawasan dan pendampingan melalui digital parenting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui praktik digital parenting yang diterapkan oleh ayah dan bunda dalam pengasuhan anak di era digitalisasi serta menganalisisnya berdasarkan perspektif Hukum Keluarga Islam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan fenomenologis. Lokasi penelitian dilaksanakan di Desa Sungai Alam, Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap orang tua yang memiliki anak usia 6–12 tahun. Data dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik digital parenting yang diterapkan oleh orang tua belum berjalan secara optimal. Sebagian besar orang tua belum menerapkan batasan penggunaan gadget, tidak memiliki aturan screen time, serta kurang melakukan pengawasan terhadap aktivitas digital anak. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh rendahnya literasi digital orang tua dan keterbatasan pemahaman terhadap teknologi. Ditinjau dari perspektif Hukum Keluarga Islam, orang tua memiliki tanggung jawab untuk mendidik, membimbing, dan melindungi anak dari pengaruh negatif digitalisasi. Dalam perspektif Maqashid Syariah, digital parenting merupakan upaya menjaga agama (hifz al-din), akal (hifz al-'aql), dan keturunan (hifz al-nasl) sehingga perlu diterapkan secara optimal dalam keluarga Muslim.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Additional Information: | NIM: 182622635 | Syariah dan Ekonomi Islam |
| Uncontrolled Keywords: | Digital Parenting, Pengasuhan Anak, Hukum Keluarga Islam, Era Digitalisasi |
| Subjects: | Hukum > Hukum Islam |
| Divisions: | SYARI'AH DAN EKONOMI ISLAM > Hukum Keluarga Islam (Ahwal Syakhshiyyah) |
| SWORD Depositor: | Admin Repo |
| Depositing User: | Admin Repo |
| Date Deposited: | 20 Jul 2026 08:02 |
| Last Modified: | 20 Jul 2026 08:02 |
| URI: | https://repo.kampusmelayu.ac.id/id/eprint/180 |
