SA'DIAH, HALIMATU (2026) STRATEGI KOLABORATIF GURU PAI DAN PEMBINA ASRAMA DALAM MITIGASI BULLYING VERBAL MELALUI PEMBINAAN KARAKTER RELIGIUS: PERSPEKTIF TEORI EKOLOGI SOSIAL (STUDI KASUS DI PESANTREN BEQURANIC BENGKALIS). S2 thesis, IAIN Datuk Laksemana Bengkalis.
7499_6_20260714154912-Bab I.pdf
Restricted to Registered users only
Download (554kB) | Request a copy
7499_6_20260714155134-Bab II.pdf
Restricted to Registered users only
Download (311kB) | Request a copy
7499_6_20260714155257-Bab III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (340kB) | Request a copy
7499_6_20260714164701-Abstrak.pdf
Restricted to Registered users only
Download (200kB) | Request a copy
7499_6_20260714220950-Bab IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (656kB) | Request a copy
7499_6_20260715145725-Bab V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (171kB) | Request a copy
Abstract
Fenomena bullying verbal di kalangan santri merupakan persoalan serius yang sering luput dari perhatian, meskipun terjadi di lingkungan pesantren yang dikenal menjunjung tinggi nilai religius dan akhlak. Praktik seperti ejekan, penghinaan, dan sindiran tidak hanya berdampak pada kondisi psikologis santri, tetapi juga berpotensi melemahkan pembentukan karakter religius yang menjadi tujuan utama pendidikan pesantren. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Pembina Asrama dalam penguatan karakter religius santri sebagai upaya mencegah bullying verbal antar santri di Kecamatan Bengkalis. Kebaruan penelitian ini terletak pada penggunaan perspektif Teori Ekologi Sosial dalam mengkaji peran strategis guru PAI dan Pembina Asrama, tidak hanya pada level individu, tetapi juga dalam keterkaitan berbagai lingkungan sosial di pesantren. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi dengan melibatkan santri, guru PAI, pembina asrama. Analisis data dilakukan secara deskriptif melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru PAI dan Pembina Asrama dalam penguatan karakter religius meliputi keteladanan, pembiasaan nilai-nilai religius, integrasi pendidikan karakter dalam pembelajaran, serta penguatan budaya pesantren yang kondusif. Strategi tersebut berkontribusi dalam mencegah bullying verbal secara lebih efektif. Namun demikian, masih terdapat kendala dalam pelaksanaannya, seperti keterbatasan pengawasan serta belum optimalnya koordinasi antara pihak sekolah, pembina asrama, dan yayasan. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dalam pengembangan kajian pendidikan Islam berbasis Teori Ekologi Sosial, yang ditunjukkan melalui keterkaitan peran berbagai lingkungan, mulai dari guru PAI, interaksi antar santri, pembina asrama, hingga kebijakan sekolah dan yayasan dalam membentuk karakter religius santri. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa pencegahan bullying verbal tidak hanya bergantung pada peran individu Guru PAI dan Pembina Asrama, tetapi juga dipengaruhi oleh sinergi lingkungan sosial pesantren secara menyeluruh.
| Item Type: | Thesis (S2) |
|---|---|
| Additional Information: | NIM: 2181124007 | Tarbiyah dan Ilmu Keguruan |
| Uncontrolled Keywords: | Bullying verbal, Karakter religius, Teori Ekologi Sosial, Guru Pendidikan Agama Islam, Pembina Asrama. |
| Subjects: | L Education > LB Theory and practice of education |
| Divisions: | TARBIYAH DAN ILMU KEGURUAN > Pendidikan Agama Islam |
| SWORD Depositor: | Admin Repo |
| Depositing User: | Admin Repo |
| Date Deposited: | 20 Jul 2026 07:44 |
| Last Modified: | 20 Jul 2026 07:44 |
| URI: | https://repo.kampusmelayu.ac.id/id/eprint/161 |
